Rabu, 13 Mei 2020

Pak Hadriansyah, Punggungnya Rela Menanggung Beban Hidup Demi Menafkahi Keluarganya

Pak Hadriansyah

Usia senja bisa menjadi alasan bagi siapa saja untuk tidak bekerja lagi. Kita sudah sepatutnya menikmati hidup dengan bersantai di rumah dengan hewan peliharaan, dengan tanaman di taman, atau berjalan-jalan ke luar kota bersama anak dan cucu. Hidup tentu saja akan terkesan lebih indah jika semua lansia mengalami hal demikian. Sayangnya, hal ini tidak berlaku bagi sosok seperti Pak Hadriansyah.

Ya, saat orang-orang seusianya tinggal menikmati hidup, Pak Hadriansyah masih harus mencari nafkah bagi keluarganya. Di usianya yang sudah tidak lagi muda, ia harus bekerja dengan cara berjualan perkakas dan peralatan rumah tangga. Ia berjualan mulai pagi hingga menjelang malam tiba. Sesekali, ia meneguk beberapa botol air mineral untuk menghilangkan dahaganya. Ia selalu berharap dagangannya habis, agar keluarganya bisa menyantap makanan enak dan sehat.

Siapa sosok Pak Hadriansyah?

Pak Hadriansyah merupakan salah satu warga kampung Jalan Kelayan A RT 17 No. 44, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kegiatan sehari-harinya adalah berjualan peralatan rumah tangga dan perkakas. Ia tidak berjualan di depan rumahnya, melainkan berkeliling kampung maupun Kota yang jaraknya masih dekat dengan tempat tinggalnya. Setiap hari ia harus menanggung beban alat-alat rumah tangga dan perkakas tersebut di pundaknya. Tak jarang ia merasa pegal dan kesakitan, apalagi staminanya kini tak sekuat dulu.

Pak Hadriansyah sudah berjualan sejak tahun 1991. Ia mulai berjualan alat-alat rumah tangga dengan jumlah yang sedikit. Seiring berjalannya waktu, Pak Hadriansyah bisa menambah jumlah dagangannya sehingga penjualannya cukup meningkat. Namun, pembeli tidak setiap saat datang, sehingga ada saatnya Pak Hadriansyah hanya mendapatkan beberapa lembar uang saja untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Meskipun pundi-pundi yang didapatkan tidak sebanyak yang diharapkan, ia tetap bersyukur atas karunia Tuhan. Di usianya yang terbilang sudah sangat tua, ia masih diberikan kekuatan untuk menjemput rezeki yang halal dan baik. Ini dilakukan karena Pak Hadriansyah tidak ingin merepotkan anak-anaknya apalagi tetangganya. Bahkan, ia bermimpi untuk bisa pergi ke Tanah Suci suatu saat nanti. 

Kebaikan Untuk Pak Hadriansyah

Meskipun terbilang serba kekurangan, Pak Hadriansyah tetap konsisten untuk menebarkan kebaikan di sekitarnya. Saat tidak ada materi yang bisa ia sumbangkan, Pak Hadriansyah turut memberikan kontribusi untuk menjaga kebersihan lingkungan. Tidak sedikit sampah yang bertebaran di sepanjang jalan yang dilewatinya. Untuk itu, ia selalu berinisiatif untuk membuangnya ke tempat sampah saat melewatinya.

Dengan kebaikan yang diberikan oleh Pak Hadriansyah, kita juga bisa memulai untuk menebar kebaikan bersama Allianz. Kita bisa menjadi awal untuk memulai kebaikan dengan menggunakan salah satu produk asuransi syariah dari Allianz, yaitu AlliSya Protection Plus. Dengan memberikan perlindungan maksimal, ringan, dan fleksibel untuk orang-orang tercinta, kita bisa lebih tenang dengan proteksi jiwa di masa depan. 

Selain itu, Asuransi Syariah Indonesia ini juga menawarkan kebaikan lainnya. Dengan menjadi anggota asuransi, kita bisa menggunakan fitur wakaf untuk memberikan sebagian dana musibah melalui nazhir untuk peserta yang lebih membutuhkan. Dengan demikian, Anda bisa memberikan dan mendapatkan kebaikan sekaligus.

Hidup sudah seharusnya  di #AwaliDenganKebaikan. Sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan, tentu akan sangat bermanfaat bagi sesama. Untuk itu, mari bantu wujudkan impian Pak Hadriansyah untuk mendapatkan paket umroh gratis dari Allianz. Bersama Allianz, kita bisa menebarkan kebaikan kapan saja dan untuk siapa saja.