Senin, 20 Juli 2020

Seputar Teknik Scalping dalam Online Forex Trading

Seputar Teknik Scalping dalam Online Forex Trading

Anda mungkin pernah membaca tentang berbagai cara atau gaya trading forex, yang kami perkenalkan dalam blog FBS. Kami pernah menjelaskan konsep day trading, swing trading, dan news trading. Apakah Anda juga kenal dengan istilah scalping? Teknik scalping mungkin mendapatkan reputasi buruk dalam dunia online forex trading.

Namun, teknik scalping perlu juga dimengerti, karena siapa tahu Anda sebenarnya sangat cocok untuk menggunakan gaya trading forex ini. Mari simak artikel berikut ini. 

Apa artinya scalping dalam forex?

Istilah scalping mungkin terdengar seperti sesuatu yang tidak ramah. Sebenarnya scalping tidak ada kaitannya dengan sesuatu yang negatif seperti scamming. Scalping adalah teknik trading saja dan merupakan pilihan bagi trader yang dapat mengatur resiko. Konon beberapa orang menganggap scalping sebagai cara yang paling seru untuk trading dalam pasar uang. 

Bagaimana caranya untuk mengelola resiko ketika scalping?

Pergerakan 5 pip memang tidak akan memberi penghasilan yang cukup besar. Maka itu, scalper memerlukan modal yang besar untuk bisa menggunakan margin atau leverage yang lebih besar lagi. Scalper sering membuka akun standar, karena dengan 1 lot standar, scalper dapat untung atau rugi $1 pada EUR/USD, sebagai contoh. Volume perdagangan juga diperbesar sehingga penghasilan dapat berlipat ganda. 

Untuk menangani resiko yang cukup besar itu, mereka mengandalkan beberapa jumlah perdagangan dalam waktu yang bersamaan. Mereka tidak lelah untuk memantau data grafik dan selalu siap untuk menutup perdagangan.

Ini penting untuk dilakukan karena bagi scalper, reversal yang tak terduga akan merugikan sekali. Stop loss tidak begitu banyak dipakai oleh scalper karena merekalah yang memantau kondisi pada setiap saat. Namun mereka juga sering menggunakan sistem trading otomatis yang membantu mereka membuat keputusan.

Prinsip news trading juga dapat digunakan oleh scalper 

Pada dasarnya, news trader mencari keuntungan dari dampak pasar pada saat berita forex diterbitkan, dan mereka cenderung untuk lebih fokus terhadap analisa fundamental. 

Scalper juga dapat menggunakan prinsip ini dalam perdagangan mereka, memasuki pasar ketika volume perdagangan sangat tinggi. Namun bedanya, scalper cenderung lebih memanfaatkan analisa teknis dibanding analisa fundamental. Alasannya, dampak dari berita sangatlah pendek, tetapi melihat dari pola-pola teknis dari data sebelumnya akan membantu mereka membuat keputusan yang lebih baik. 

Apakah scalping untuk Anda?

Jika Anda lebih toleransi terhadap resiko, dan tidak menyukai perdagangan yang berjangka panjang, tidak ada salahnya untuk mencoba teknik scalping. Scalper cenderung memiliki kepribadian yang suka melakukan perdagangan secara agresif namun rinci dalam melihat pola-pola analisa teknis. 

Bukankah scalping tidak boleh dilakukan pada platform online trading?

Dengan FBS trading platform, Anda bisa melakukan scalping terutama dengan akun ECN. Akun ECN memang didesain untuk para pedagang profesional yang mencari tempat aman bagi modal investasi mereka. Akun ECN menawarkan spread serta komisi yang sangat rendah. Jika Anda belum siap untuk menggunakan akun ECN, jangan khawatir. Anda masih dapat mencoba teknik scalping dengan akun demo sampai Anda lebih memahaminya. 

FBS adalah platform forex terpercaya dengan lebih dari satu juta pengguna di seluruh dunia. Pilih broker terpercaya sebelum berinvestasi dalam pasar forex.

Reaksi: